Tujuh Agustus 2024, adalah hari di mana Sang ahli serangga, hama dan proteksi tanaman Dadan Hindayana, meniti karir dalam jajaran elit birokrasi nasional, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang dibentuk oleh Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.
Meniti karir sebagai akademisi dengan catatan prestasi mentereng sosok Dadan sepertinya bukan pilihan yang buruk untuk menempati posisi nya saat itu.
Akan tetapi sejarah berkata lain, Dadan di saat beralihnya Pemerintahan Joko Widodo ke Prabowo, saat di percaya memegang satu salah satu proyek paling fantastis di Indonesia, Makan Bergizi Gratis (MBG), sudah banyak melakukan blunder blunder fatal dalam menjalani tanggung jawabnya dengan anggaran lebih dari 1 trilyun rupiah per hari tersebut.
Kontroversi demi kontroversi seakan menjadi teman paling setia mendampingi perjalanan salah satu proyek unggulan Presiden Prabowo Subianto yang kerap dikenal dengan sebutan 08.
Seperti yang telah publik ketahui berbagai macam kejadian miris terjadi di tengah tengah proyek prestisius paling membanggakan 08 tersebut.
Dari mulai keracunan dari para penerima manfaat yang sudah melebihi 33.000 jiwa, pernyataan ugal ugalan Kepala BGN beserta jajaran, pemborosan anggaran dalam bentuk pembelian properti kebutuhan operasional para petugas SPPG, hingga rencana rencana tidak masuk akal, termasuk membuka SPPG bagi jemaah haji Indonesia.
Setelah menjelang masuk ulang tahun ke-2 masa jabatan nya tak kurang dari 2 bulan ke depan, akhirnya Sang Ahli Serangga pun, harus merelakan karir puncaknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Menjelang malam tanggal 2 Juni 2026, akhir nya mencopot jabatan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, dan menyerahkan nya kepada Naniek S Deyang, yang sebelumnya diketahui menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, terhitung sejak tanggal tersebut.
Sangat menarik menanti kisah tindak tanduk Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, mengingat sebelumnya di tahun 2019 Nanik S Deyang merupakan salah satu sutradara drama besar "Penyiksaan Ratna Sarumpaet".


0 Komentar